tsunami di aceh

Di akhir tahun 2004, bencana Tsunami menyerang pesisir barat pulau Sumatera. Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan Kepulauan Nias, Sumatera Utara adalah wilayah terparah yang diporak poranda diterjang air bah. Kerugian material yang diakibatkan bencana ini ditaksir hampir ratusan trilyun rupiah. Banyak sarana-sarana transportasi, komunikasi, dan infrastruktur lainnya hancur ditelan gelombang air pasang ini. Kota yang dulunya dipadati oleh rumah-rumah penduduk dan bangunan batu, kini hampir rata dengan tanah. Ratusan ribu nyawa melayang. Dalam waktu sekejap mayat-mayat bergelimpangan disepanjang jalan dan dibiarkan membusuk tanpa ada yang merawatnya. Bencana ini kini tidak saja dirasakan oleh mereka yang terkena langsung, tetapi dirasakan oleh segenap masyarakat dunia.

Melihat kenyataan ini , Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) merasa tergerak untuk membantu mereka yang terkena bencana tsunami, khususnya mereka yang tinggal di Kepulauan Nias. Daerah yang paling dekat dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, di mana pusat gempa itu berasal.

Akibat gempa di Kepulauan Nias menurut informasi. dari Pdt. Zendrato, Ketua Tim Penanggulangan Gempa Gereja BNKP, musibah ini mengakibatkan:
a. korban meninggal dunia 78 orang warga gereja di dua wilayah, yaitu kecamatan Sirombu dan kecamatan Mandehe.
b. Korban menderita 400 KK diberbagai wilayah.
c. Korban yang mengungsi 2.200 orang (dewasa dan anak-anak) ke 5 wilayah, yang masing-masing tersebar dibeberapa lokasi pengungsian (15 lokasi).

Advertisement

Leave a Comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.